- Pre Wedding Photography | Wedding Photography | Candid Photography | Graduation Photography | Family Photography | Maternity Photography | Baby & Kiddy Photography | Company Profile Photography | ProductPhotography | Pre Wedding Photography | Wedding Photography | Candid Photography | Graduation Photography | Family Photography | Maternity Photography | Baby & Kiddy Photography | Company Profile Photography | ProductPhotography | Pre Wedding Photography | Wedding Photography | Candid Photography | Graduation Photography | Family Photography | Maternity Photography | Baby & Kiddy Photography | Company Profile Photography | ProductPhotography | Pre Wedding Photography | Wedding Photography | Candid Photography | Graduation Photography | Family Photography | Maternity Photography | Baby & Kiddy Photography | Company Profile Photography | ProductPhotography | Pre Wedding Photography | Wedding Photography | Candid Photography | Graduation Photography | Family Photography | Maternity Photography | Baby & Kiddy Photography | Company Profile Photography | ProductPhotography | Pre Wedding Photography | Wedding Photography | Candid Photography | Graduation Photography | Family Photography | Maternity Photography | Baby & Kiddy Photography | Company Profile Photography | ProductPhotography | -

Content

Fotografer lebih banyak menggunakan jendela bidik daripada layar LCD. Kenapa??

Anda mungkin bertanya, kenapa kok, fotografer, terutama yang memakai kamera digital SLR selalu mengunakan jendela bidik (viewfinder) untuk mengkomposisikan foto, bukannya dengan mengunakan layar LCD mestinya lebih mudah dan jelas?
Ada beberapa jawabannya antara lain:


1. Masih banyak kamera digital SLR yang beredar tidak memiliki fitur live view, dimana Anda bisa melihat dan mengkomposisikan gambar lewat layar LCD. Jadi fotografer terpaksa mengunakan jendela bidik.
2. Kalaupun ada fitur live view, teknologi fitur ini masih rendah sehingga auto fokus sangat lama (sekitar 2 detik) dibandingkan setengah detik di kamera saku biasa.
3. Jendela bidik di kamera digital SLR jauh lebih besar dan jelas, hal ini dikarenakan sensor yang digunakan di kamera digital SLR 6-7 kali lipat dari kamera saku biasa. Selain itu, Anda langsung melihat dari lensa sehingga apa yang Anda lihat sangat akurat.
4. Dengan merapatkan tubuh Anda dengan kamera, kamera menjadi lebih steady dan mantap, sehingga membantu mengurangi hasil foto yang kabur.
5. Di bawah cahaya yang terang seperti dibawah cahaya matahari, layar LCD menjadi silau, dengan mengunakan jendela bidik, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Demikian alasan-alasan mengapa banyak fotografer mengunakan jendela bidik daripada layar LCD, jadi bukan karena untuk gaya-gayaan saja. <*enche>